Buron Interpol Jadi CEO Qatar: OJK Bertindak?
Beritajitu.net Semoga kalian semua dalam keadaan baik ya. Pada Postingan Ini saya akan mengupas informasi menarik tentang Economy, News, Indonesia, Dunia. Analisis Mendalam Mengenai Economy, News, Indonesia, Dunia Buron Interpol Jadi CEO Qatar OJK Bertindak simak terus penjelasannya hingga tuntas.
Table of Contents
Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK, menyatakan bahwa Adrian telah ditetapkan sebagai tersangka. OJK menyesalkan pemberian izin oleh instansi terkait di Qatar yang memungkinkan Adrian menjabat sebagai Chief Executive Officer di JTA Investree Doha Consultancy.
Ismail Riyadi, Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK, menjelaskan bahwa penetapan tersangka Adrian terkait dengan kasus penghimpunan dana tanpa izin, sebagaimana diatur dalam Pasal 46 Undang-Undang Perbankan. Hal ini merupakan tindak lanjut dari penyidikan yang dilakukan oleh Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan (DPJK) OJK.
OJK telah mencabut izin usaha Investree pada 21 Oktober 2024, berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-53/D.06/2024. Pencabutan ini disebabkan oleh ketidakmampuan Investree memenuhi ekuitas minimum dan pelanggaran ketentuan lainnya yang diatur dalam POJK Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI), serta kinerja yang memburuk.
Setelah pencabutan izin usaha, penagihan kepada penerima dana (borrower) akan tetap dilakukan melalui tim likuidasi. Borrower tetap berkewajiban untuk melunasi seluruh kewajibannya kepada pemberi dana (lender). OJK juga telah menjatuhkan sanksi larangan menjadi pihak utama kepada Adrian.
OJK terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan berbagai pihak di dalam dan luar negeri untuk memulangkan Adrian ke Indonesia dan meminta pertanggungjawabannya secara pidana maupun perdata. OJK juga telah melakukan pemblokiran rekening dan penelusuran aset Adrian.
Selain kasus Investree, OJK juga melakukan pengawasan ketat terhadap PT Lunaria Annua Teknologi (KoinP2P) terkait dengan penundaan pembayaran (standstill) kepada sebagian pemberi dana (lender). OJK meminta penyelenggara LPBBTI untuk melakukan fasilitasi mitigasi risiko yang prudent dan memperkuat peraturan-peraturan yang berfokus pada penguatan penyelenggaraan kegiatan usaha, mitigasi risiko, pelindungan konsumen, dan pengenaan sanksi administratif.
OJK berkomitmen untuk menciptakan industri jasa keuangan yang sehat dan berintegritas, serta akan menindak tegas setiap pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku untuk menjaga kepercayaan publik.
Begitulah buron interpol jadi ceo qatar ojk bertindak yang telah saya bahas secara lengkap dalam economy, news, indonesia, dunia Selamat menjelajahi dunia pengetahuan lebih jauh tetap produktif dan rawat diri dengan baik. Jangan ragu untuk membagikan ini ke sahabat-sahabatmu. Sampai bertemu di artikel menarik berikutnya. Terima kasih.
✦ Tanya AI