Dompet Digital Merajalela: Paylater Jadi Primadona Indonesia.
Beritajitu.net Hai semoga semua sedang dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. Saat Ini aku mau menjelaskan berbagai manfaat dari Economy, News, Indonesia, Dunia. Artikel Yang Berisi Economy, News, Indonesia, Dunia Dompet Digital Merajalela Paylater Jadi Primadona Indonesia simak terus penjelasannya hingga tuntas.
Table of Contents
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan peningkatan signifikan dalam pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) oleh perusahaan pembiayaan. Data terbaru menunjukkan pertumbuhan yang cukup mencolok pada April 2025.
Menurut Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK, Agusman, pembiayaan BNPL mengalami kenaikan sebesar 47,11 persen secara tahunan (year-on-year).
Dalam konferensi pers RDKB OJK yang diadakan pada Selasa, 3 Juni 2025, Agusman menjelaskan bahwa nilai pembiayaan BNPL mencapai Rp8,24 triliun pada April 2025, berdasarkan data dari Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Angka ini menunjukkan peningkatan yang substansial dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Meskipun demikian, profil risiko perusahaan pembiayaan tetap terjaga dengan baik. Rasio Non Performing Financing (NPF) gross mengalami penurunan menjadi 2,43 persen, dibandingkan dengan 2,71 persen pada bulan sebelumnya. Hal ini mengindikasikan bahwa kualitas aset perusahaan pembiayaan masih dalam kondisi yang terkendali.
Piutang pembiayaan perusahaan pembiayaan juga mengalami pertumbuhan sebesar 3,67 persen (yoy) pada April 2025. Total piutang tercatat sebesar Rp504,18 triliun, didukung oleh pembiayaan modal kerja yang tumbuh kuat sebesar 8,74 persen (yoy). Gearing ratio perusahaan pembiayaan tercatat sebesar 2,23 kali, masih jauh di bawah batas maksimum sebesar 10 kali.
Peningkatan pembiayaan BNPL ini mencerminkan minat masyarakat yang semakin tinggi terhadap skema pembelian cicilan tanpa kartu kredit. Kemudahan dan fleksibilitas yang ditawarkan oleh BNPL menjadi daya tarik utama bagi konsumen.
Walaupun demikian, tingkat Non Performing Financing (NPF) gross untuk pembiayaan BNPL tercatat mengalami sedikit kenaikan menjadi 3,78 persen dari 3,48 persen pada bulan sebelumnya. Meskipun demikian, angka tersebut masih dalam batas pengelolaan risiko yang dapat diterima.
Sektor pembiayaan modal ventura juga mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 1,04 persen (yoy) dengan nilai total pembiayaan sebesar Rp16,49 triliun pada April 2025. Sementara itu, industri fintech peer-to-peer (P2P) lending terus menunjukkan ekspansi dengan outstanding pembiayaan yang tumbuh 29,01 persen (yoy) menjadi Rp80,94 triliun.
Tingkat risiko kredit macet secara agregat (TWP90) berada di posisi 2,93 persen (Maret 2025).
Begitulah ringkasan dompet digital merajalela paylater jadi primadona indonesia yang telah saya jelaskan dalam economy, news, indonesia, dunia Saya harap Anda menemukan sesuatu yang berguna di sini Jaga semangat dan kesehatan selalu. Sebarkan kebaikan dengan membagikan ke orang lain. semoga Anda menemukan artikel lain yang menarik. Terima kasih.
✦ Tanya AI