Ekonomi Indonesia Kuartal I/2025: Melambat, Ada Apa Gerangan?
Beritajitu.net Halo bagaimana kabar kalian semua? Pada Saat Ini aku ingin membagikan pengetahuan seputar Economy, News, Indonesia, Dunia. Review Artikel Mengenai Economy, News, Indonesia, Dunia Ekonomi Indonesia Kuartal I2025 Melambat Ada Apa Gerangan Ikuti pembahasan ini hingga kalimat terakhir.
- 1.1. Purchasing Managers' Index (PMI)
Table of Contents
Jakarta, 16 Mei 2025 - Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi mengalami perlambatan pada tahun 2025. Permata Institute for Economic Research (PIER) merevisi proyeksi Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia menjadi 4,5% hingga 5%, lebih rendah dari realisasi tahun 2024 sebesar 5,03% dan proyeksi awal 5,11%.
Menurut Josua Pardede, Chief Economist Permata Bank, realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal I 2025 yang hanya mencapai 4,87% (YoY) menjadi indikasi tren pelemahan. Angka ini lebih rendah dari kuartal sebelumnya yang mencapai 5,02%, dan merupakan laju pertumbuhan terendah sejak kuartal ketiga 2021.
Beberapa faktor menjadi penyebab perlambatan ini, termasuk ketidakpastian global akibat perang dagang dan melemahnya permintaan konsumsi serta investasi. Pertumbuhan investasi (PMTB) juga melambat signifikan menjadi 2,12%, terutama karena penurunan investasi pada bangunan, mesin, dan peralatan.
Dari sisi sektoral, sektor pertanian mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 10,52% (YoY) berkat panen padi dan jagung. Sektor manufaktur dan perdagangan ritel menunjukkan pertumbuhan stabil. Namun, sektor konstruksi dan pertambangan mengalami tekanan. Kontraksi terjadi di pertambangan akibat pemeliharaan tambang emas dan tembaga, sementara sektor konstruksi melambat karena realokasi anggaran pemerintah.
Konsumsi rumah tangga, sebagai motor utama ekonomi, hanya tumbuh tipis 4,89% (YoY), terhambat oleh penurunan daya beli pada kelompok makanan, minuman, transportasi, dan komunikasi. Belanja pemerintah juga mengalami kontraksi sebesar 1,38% (YoY) setelah realisasi tinggi pada tahun 2024 akibat dorongan belanja Pemilu.
Sektor ekspor menjadi satu-satunya sektor yang mencatat pertumbuhan, didorong oleh penguatan kinerja ekspor nonmigas. Namun, sektor-sektor berorientasi ekspor yang bergantung pada pasar Amerika Serikat, seperti tekstil, garmen, elektronik, furniture, dan produk karet, diprediksi akan terkena dampak paling besar.
Josua Pardede menambahkan, ketidakpastian perang dagang telah mendorong perusahaan untuk menunda investasi dan rencana ekspansi. Oleh karena itu, kami berharap pemerintah dapat merespons dengan kebijakan fiskal yang lebih ekspansif dan stimulus tepat sasaran, agar konsumsi dan investasi domestik kembali bergerak, ujarnya.
Meskipun demikian, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia masih menjadi salah satu yang terbaik di antara negara G20.
PIER memperkirakan bahwa jika ketidakpastian global mereda dan ekspektasi penurunan suku bunga The Fed menguat, Bank Indonesia dapat memangkas suku bunga acuan (BI-Rate) hingga 50 basis poin sepanjang sisa tahun ini.
Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur Indonesia hingga Maret 2024 tercatat mencapai level 54,2 poin.
Sekian ulasan tentang ekonomi indonesia kuartal i2025 melambat ada apa gerangan yang saya sampaikan melalui economy, news, indonesia, dunia Saya berharap tulisan ini membuka wawasan baru selalu belajar dari pengalaman dan perhatikan kesehatan reproduksi. share ke temanmu. Terima kasih telah membaca
✦ Tanya AI