• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Es Goyang Gondangdia: 37 Tahun Setia Menggoda Dahaga.

img

Beritajitu.net Dengan izin Allah semoga kita semua sedang diberkahi segalanya. Di Kutipan Ini mari kita telaah berbagai sudut pandang tentang Food, News, Indonesia. Konten Yang Mendalami Food, News, Indonesia Es Goyang Gondangdia 37 Tahun Setia Menggoda Dahaga Jangan lewatkan informasi penting

Di tengah keramaian Stasiun Gondangdia, Jakarta, berdiri seorang penjual es goyang yang setia dengan gerobak birunya. Dialah Pak Asum, sosok yang telah menjadi bagian dari pemandangan stasiun ini selama puluhan tahun.

Sejak 2 September 2025, Pak Asum bercerita bahwa dirinya telah berjualan es goyang selama 37 tahun. Ia biasa mangkal di Stasiun Gondangdia, meskipun kadang-kadang juga berjualan di depan Taman Ismail Marzuki (TIM). Namun, ia merasa lebih nyaman berjualan di stasiun karena sudah menjadi tempatnya sehari-hari.

Perjalanan hidup Pak Asum dimulai ketika ia terpaksa berhenti sekolah di kelas 5 SD. Sejak saat itu, ia mulai berjualan es goyang untuk membantu keluarganya. Ia telah menyaksikan perubahan Jakarta dari masa ke masa, mulai dari oplet hingga transportasi modern.

Proses pembuatan es goyang Pak Asum dimulai sejak dini hari. Ia sangat teliti dalam menyiapkan bahan-bahan agar rasanya tetap konsisten. Sekitar pukul 8 pagi, ia sudah tiba di Stasiun Gondangdia dan berjualan hingga pukul 3 sore.

Pak Asum menawarkan berbagai pilihan rasa es goyang. Terkadang, ia menambahkan kelapa muda jika tersedia di pasar. Namun, ketersediaan buah yang tidak menentu membuatnya kesulitan menyediakan semua rasa, terutama alpukat dan nangka.

Sayangnya, Pak Asum mengakui bahwa penjualannya kini jauh lebih sepi dibandingkan dulu. Padahal, modal yang ia keluarkan setiap hari cukup besar, sekitar Rp300 ribu – Rp400 ribu. Sekarang paling dapat Rp100 ribu, ujarnya.

Bagi Pak Asum, berjualan bukan hanya soal mencari keuntungan, tetapi juga tentang bertahan hidup. Ia sudah terbiasa menghadapi pasang surutnya pasar, tetapi ia mengakui bahwa tahun ini adalah masa yang paling berat. Harapannya sederhana, ia ingin dagangannya kembali laris seperti dulu.

Es Goyang Pak Asum:

Lokasi: Stasiun Gondangdia, Jakarta

Lama Berjualan: 37 tahun

Modal Harian: Rp300.000 - Rp400.000

Pendapatan Harian: Rp100.000 (saat ini)

Demikian informasi tuntas tentang es goyang gondangdia 37 tahun setia menggoda dahaga dalam food, news, indonesia yang saya sampaikan Jangan segan untuk mencari referensi tambahan tetap produktif dan rawat diri dengan baik. Jika kamu suka jangan lupa cek artikel lainnya di bawah ini.

© Copyright 2024 - Berita Jitu Update Berita Terbaru dan Terkini
Added Successfully

Type above and press Enter to search.