Kelapa Naik Daun: Pungutan Ekspor Dikaji Kementan!
Beritajitu.net Selamat beraktivitas dan semoga sukses selalu. Dalam Blog Ini saya akan mengulas berbagai hal menarik tentang Economy, News, Indonesia, Dunia. Konten Yang Mendalami Economy, News, Indonesia, Dunia Kelapa Naik Daun Pungutan Ekspor Dikaji Kementan Ayok lanjutkan membaca untuk informasi menyeluruh.
- 1.1. Jakarta, [Tanggal Hari Ini]
Table of Contents
Jakarta, [Tanggal Hari Ini] - Kementerian Pertanian (Kementan) sedang mempertimbangkan penerapan pungutan ekspor (PE) untuk komoditas kelapa, sebuah langkah yang bertujuan untuk menstabilkan harga dan meningkatkan kesejahteraan petani kelapa di seluruh Indonesia. Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengungkapkan rencana ini saat kunjungan kerja di Sukabumi, Jawa Barat, pada 9 Mei 2025.
Wamentan Sudaryono menjelaskan bahwa pungutan ekspor ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang menyeluruh bagi industri kelapa, termasuk keberlanjutan produksi. Dana yang terkumpul dari pungutan ini akan dialokasikan untuk membantu petani dalam melakukan peremajaan kebun kelapa yang sudah tua dan kurang produktif, terutama di wilayah pesisir.
“Kelapa-kelapa kita di pesisir itu kebanyakan sudah tua dan tinggi,” ujar Wamentan, menekankan perlunya peremajaan untuk meningkatkan produktivitas. Skema pungutan ekspor ini meniru model yang telah berhasil diterapkan pada komoditas sawit.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso, pada 17 April 2025, menyampaikan bahwa Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah berdiskusi dengan pelaku industri kelapa dan eksportir mengenai harga kelapa yang mahal. Pertemuan ini bertujuan untuk mencapai kesepakatan yang lebih baik terkait harga dan ketersediaan kelapa di dalam negeri.
Ketua PERPEKINDO, Muhaemin Tallo, menyambut baik kenaikan harga kelapa sebagai bentuk keadilan bagi petani yang telah lama menderita akibat harga komoditas yang rendah. Ia mencatat bahwa lonjakan harga ini telah memicu semangat petani untuk melakukan penanaman ulang di berbagai daerah.
“Sejak era 1990-an, minyak kelapa perlahan tergantikan oleh minyak sawit. Pemerintah dan industri diam saja saat petani kelapa menjerit. Kini ketika harga membaik, tiba-tiba semua panik,” kata Muhaemin, menyoroti pentingnya momentum ini untuk mengembalikan kejayaan kelapa Indonesia.
Kementan berharap bahwa kebijakan pungutan ekspor ini akan membantu menjaga stabilitas harga kelapa, memastikan ketersediaan di dalam negeri, dan meningkatkan kesejahteraan petani kelapa secara berkelanjutan.
Itulah pembahasan lengkap seputar kelapa naik daun pungutan ekspor dikaji kementan yang saya tuangkan dalam economy, news, indonesia, dunia Semoga artikel ini menjadi langkah awal untuk belajar lebih lanjut tetap konsisten dan utamakan kesehatan keluarga. share ke temanmu. semoga Anda menikmati artikel lainnya. Sampai jumpa.
✦ Tanya AI