• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Literasi Keuangan Meningkat, Jeratan Pinjol Mengintai Masyarakat.

img

Beritajitu.net Selamat beraktivitas dan semoga sukses selalu. Sekarang aku ingin mengupas sisi unik dari Business, News, Indonesia, Dunia. Penjelasan Mendalam Tentang Business, News, Indonesia, Dunia Literasi Keuangan Meningkat Jeratan Pinjol Mengintai Masyarakat Dapatkan wawasan full dengan membaca hingga akhir.

    Table of Contents

Jakarta, 4 Mei 2025 - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia. Hal ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dari praktik pinjaman online (pinjol) ilegal yang meresahkan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Frederica Widyasari Dewi, yang akrab disapa Kiki, menekankan pentingnya membedakan antara pinjol legal dan ilegal. Pinjol ilegal seringkali menjerat masyarakat dengan bunga tinggi dan penagihan yang intimidatif.

Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, indeks literasi keuangan nasional menunjukkan peningkatan. Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, Ateng Hartono, menjelaskan bahwa indeks literasi keuangan nasional meningkat dari 65,43% pada 2024 menjadi 66,46% pada 2025 (metode keberlanjutan).

Peningkatan juga terjadi pada literasi keuangan konvensional, dari 65,08% (2024) menjadi 66,45% (2025). Sementara itu, literasi keuangan syariah mengalami lonjakan signifikan dari 11,39% (2024) menjadi 43,42% (2025).

Meskipun literasi keuangan meningkat, Kiki mengakui bahwa pemahaman mendalam soal risiko masih perlu ditingkatkan. Survei menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang fintech lending, dari 20,82% (2024) menjadi 24,90% (2025).

OJK bersama Satgas PASTI (yang beranggotakan 20 kementerian dan lembaga) terus menggencarkan edukasi publik. Hingga saat ini, lebih dari 2.700 kegiatan literasi telah digelar, dan konten edukatif telah menjangkau lebih dari 3,3 juta orang.

Salah satu masalah yang disoroti adalah penggunaan pinjaman digital untuk hal-hal konsumtif. Seharusnya, pinjaman digunakan untuk kegiatan produktif seperti modal usaha. Kita mendorong penggunaan pindar untuk hal produktif, seperti modal usaha. Tapi kenyataannya, banyak yang menggunakannya untuk konsumtif, yang akhirnya berujung pada over-indebtedness atau kondisi banyak utang, ujar Kiki.

OJK berkomitmen untuk terus melindungi masyarakat dari praktik keuangan ilegal dan memastikan agar setiap warga makin cerdas dalam mengelola keuangannya. OJK juga menyebarkan konten literasi digital yang telah diakses oleh lebih dari 3,3 juta masyarakat Indonesia.

Demikian uraian lengkap mengenai literasi keuangan meningkat jeratan pinjol mengintai masyarakat dalam business, news, indonesia, dunia yang saya sajikan Saya berharap tulisan ini membuka wawasan baru selalu berpikir kreatif dan jaga pola tidur. Ayo sebar kebaikan dengan membagikan ini kepada orang lain. Terima kasih atas perhatian Anda

© Copyright 2024 - Berita Jitu Update Berita Terbaru dan Terkini
Added Successfully

Type above and press Enter to search.