Pendaki Brasil Terjatuh di Rinjani: Tak Bergerak, Misteri Gunung.
Beritajitu.net Hai apa kabar semuanya selamat membaca Di Tulisan Ini aku ingin membagikan pengetahuan seputar Lifestyle, News, Indonesia, Trends. Catatan Penting Tentang Lifestyle, News, Indonesia, Trends Pendaki Brasil Terjatuh di Rinjani Tak Bergerak Misteri Gunung, Jangan lewatkan informasi penting
- 1.1. Jakarta, [Tanggal Hari Ini]
Table of Contents
Jakarta, [Tanggal Hari Ini] - Insiden tragis menimpa seorang pendaki asal Brasil, Juliana Marins, di Gunung Rinjani pada hari Sabtu, 21 Juni 2025, memicu respons cepat dari berbagai pihak. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menyatakan keprihatinan mendalam atas kejadian ini.
Kemenpar menegaskan bahwa keselamatan wisatawan adalah prioritas utama. Seluruh instansi diperintahkan memperkuat SOP dan pengawasan pemanduan di destinasi ekstrem, demikian pernyataan resmi Kemenpar. Menteri Pariwisata bahkan langsung berkoordinasi dengan Kepala Basarnas, Kapolda, dan Gubernur NTB untuk memastikan kelancaran proses penyelamatan.
Dirjen KSDAE Satyawan Pudyatmoko, pada hari Senin, 23 Juni 2025, menyampaikan bahwa Kemenhut serius menangani kecelakaan pendakian, termasuk yang menimpa WNA Brasil tersebut. Satyawan mengimbau para pendaki untuk selalu mengutamakan keselamatan.
Proses evakuasi melibatkan berbagai pihak, termasuk Basarnas, TNI/Polri, Pemprov NTB, Kedutaan Brasil, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), BPBD, Damkar, serta relawan. Tim SAR menggunakan helikopter dan drone thermal untuk mencari korban. Dua pendaki profesional berpengalaman juga turut serta dalam operasi ini.
Menurut laporan terakhir dari Basarnas, tim berhasil menemukan korban pada kedalaman sekitar 400 meter dari titik awal jatuhnya. Korban diperkirakan telah meninggal dunia. Tim saat ini sedang mempersiapkan proses evakuasi.
Insiden ini juga menjadi perhatian di media sosial, terutama di kalangan pengguna media sosial Brasil. Mereka ramai-ramai meninggalkan komentar di akun Instagram Presiden Prabowo Subianto, meminta perhatian terkait keselamatan Juliana.
Kepala Kantor Basarnas Mataram menjelaskan bahwa evakuasi menggunakan helikopter dimungkinkan, asalkan helikopter tersebut memiliki spesifikasi yang memadai, seperti hoist untuk air lifting.
Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) melalui akun Instagram resminya menyatakan, Tim tetap siaga dan berkomitmen melanjutkan upaya terbaik demi keselamatan dan kemanusiaan. Alam harus dihormati, keselamatan tetap utama.
Koordinator lapangan dari Kantor SAR Mataram, I Kadek Agus Ariawan, menjelaskan bahwa area Cemara Tunggal berada di jalur menuju puncak Gunung Rinjani dan berbatasan langsung dengan Danau Segara Anak.
Kemenpar akan terus berkomunikasi dengan keluarga korban dan Kedutaan Brasil untuk memastikan informasi yang diterima akurat dan transparan. Proses evakuasi masih terus berlangsung.
Demikianlah pendaki brasil terjatuh di rinjani tak bergerak misteri gunung telah saya bahas secara tuntas dalam lifestyle, news, indonesia, trends Silakan aplikasikan pengetahuan ini dalam kehidupan sehari-hari tetap percaya diri dan perhatikan nutrisi tubuh. Ayo sebar informasi yang bermanfaat ini. Sampai bertemu di artikel selanjutnya. Terima kasih atas dukungan Anda.
✦ Tanya AI