Prabowo Usul 24 Dubes: Strategi Global Indonesia Terungkap?
Beritajitu.net Bismillah semoga hari ini membawa berkah untuk kita semua. Di Sesi Ini saatnya berbagi wawasan mengenai News, Indonesia. Konten Informatif Tentang News, Indonesia Prabowo Usul 24 Dubes Strategi Global Indonesia Terungkap jangan sampai terlewat.
- 1.1. 15 Juni 2024
Table of Contents
Jakarta, 15 Juni 2024 - Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, menegaskan bahwa penunjukan 24 calon duta besar (dubes) merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto. Keputusan ini didasarkan pada pertimbangan matang, termasuk integritas, kompetensi, dan pengalaman para kandidat.
Menurut Hasan, kriteria pemilihan tidak terbatas pada karir diplomatik semata. Kompetensi, jaringan, dan pemahaman mendalam tentang negara tujuan juga menjadi faktor penentu. Diharapkan para duta besar yang terpilih dapat memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dengan negara-negara sahabat.
“Penunjukan duta besar adalah hak prerogatif Presiden,” ujar Hasan. “Posisi-posisi ini harus segera diisi untuk menjalin hubungan yang lebih baik dan erat dengan negara-negara sahabat. Situasi global juga menjadi pertimbangan besar bagi Presiden Prabowo Subianto.”
Dari 24 calon dubes, 18 di antaranya adalah diplomat karir dari Kementerian Luar Negeri. Sisanya adalah individu yang dinilai memiliki kemampuan, modal sosial, keluwesan, dan jaringan luas di negara yang bersangkutan. Pemilihan ini bertujuan untuk kepentingan jangka panjang Indonesia.
Hasan meyakinkan bahwa proses pemilihan tidak dilakukan secara terburu-buru. Kekosongan posisi dubes di beberapa negara menjadi urgensi untuk segera diisi, demi memperkuat hubungan Indonesia di berbagai bidang, termasuk ekonomi, diplomasi, dan perdamaian dunia.
“Tentu tidak hanya spesifik untuk satu-dua tujuan tertentu, tapi untuk kepentingan kita di jangka panjang,” pungkas Hasan.
Sebelumnya, Komisi I DPR RI telah menyelesaikan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap 24 calon duta besar. Hasil uji tersebut akan diserahkan kepada Pimpinan DPR RI untuk ditindaklanjuti dalam proses penempatan di berbagai Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Perwakilan Tetap RI di organisasi internasional.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menjelaskan bahwa hasil uji akan dilaporkan kepada Ketua DPR untuk disampaikan kepada Presiden.
Salah satu nama yang mengikuti fit and proper test adalah mantan Menko Kemaritiman, Dwisuryo Indroyono Soesilo.
Sekian pembahasan mendalam mengenai prabowo usul 24 dubes strategi global indonesia terungkap yang saya sajikan melalui news, indonesia Dalam tulisan terakhir ini saya ucapkan terimakasih tetap optimis menghadapi perubahan dan jaga kebugaran otot. Sebarkan pesan ini agar lebih banyak yang terinspirasi. Terima kasih
✦ Tanya AI