Rumah Tak Laku: Tiga Biang Kerok yang Bikin Heran
Beritajitu.net Mudah-mudahan selalu ada senyuman di wajahmu. Dalam Tulisan Ini aku mau menjelaskan Economy, News, Indonesia, Dunia yang banyak dicari orang. Diskusi Seputar Economy, News, Indonesia, Dunia Rumah Tak Laku Tiga Biang Kerok yang Bikin Heran Jangan sampai terlewat simak terus sampai selesai.
- 1.1. Jakarta, [Tanggal Hari Ini]
Table of Contents
Jakarta, [Tanggal Hari Ini] - Sektor properti residensial di Indonesia mengalami perlambatan pada triwulan II tahun 2025. Data terbaru menunjukkan kontraksi penjualan sebesar 3,80% (year-on-year), berbanding terbalik dengan pertumbuhan 0,73% pada triwulan sebelumnya.
Menurut laporan Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia, penurunan ini dipengaruhi oleh melambatnya pertumbuhan penjualan rumah tipe kecil, yang hanya tumbuh 6,70% (yoy), jauh di bawah angka 23,75% pada triwulan sebelumnya. Ramdan Denny Prakoso, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, menyampaikan hal ini pada hari Jumat, 8 Agustus 2025.
Bank Indonesia mengidentifikasi lima faktor utama yang menghambat pertumbuhan sektor properti residensial. Salah satunya adalah proses administrasi pembangunan yang lambat dan rumit, terutama di daerah, yang dikeluhkan oleh 15,13% responden.
Selain itu, kenaikan harga material konstruksi seperti semen dan baja ringan juga menjadi beban bagi pengembang. Hal ini berdampak pada kecepatan realisasi proyek dan daya saing perusahaan properti.
Di sisi lain, Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu menanggapi kebijakan kenaikan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah daerah. Itu kan kewenangan daerah, ya. Jadi, harusnya disesuaikan di level daerah, ujarnya pada Jumat, 8 Agustus 2025.
Wamenkeu menambahkan bahwa Kementerian Keuangan tetap berperan dalam evaluasi, namun prosesnya harus melalui tingkat provinsi terlebih dahulu. Penentuan tarif PBB-P2 yang tertuang dalam peraturan daerah (Perda) kabupaten merupakan domain pemerintah setempat, namun mekanisme evaluasinya tetap berjenjang.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menunjukkan fluktuasi. Ibrahim, seorang analis keuangan, memperkirakan bahwa pada perdagangan Senin depan, rupiah akan bergerak dalam rentang Rp 16.280 - Rp 16.330. Pelemahan ini dipengaruhi oleh faktor eksternal, seperti pidato para pejabat The Fed, dan faktor internal.
Itulah pembahasan mengenai rumah tak laku tiga biang kerok yang bikin heran yang sudah saya paparkan dalam economy, news, indonesia, dunia Jangan lupa untuk terus belajar dan mengembangkan diri cari peluang baru dan jaga stamina tubuh. Ajak temanmu untuk melihat postingan ini. Terima kasih
✦ Tanya AI