Stephanie Regina: Kisah Inspiratif Bangun Haloka Group dari iPhone 11
Beritajitu.net Semoga kebahagiaan menghampirimu setiap saat. Pada Kesempatan Ini saya akan mengupas Technology, News, Indonesia, Dunia yang banyak dicari orang-orang. Diskusi Seputar Technology, News, Indonesia, Dunia Stephanie Regina Kisah Inspiratif Bangun Haloka Group dari iPhone 11 Pastikan Anda menyimak sampai kalimat penutup.
Table of Contents
Stephanie Regina, pendiri dan CEO Haloka Group, berbagi kisah transformasinya dari seorang pembuat konten menjadi pengusaha sukses, berkat dukungan teknologi Apple. Perjalanannya dimulai dengan iPhone 11, yang menjadi modal awalnya untuk membuat konten branding di berbagai platform media sosial.
Melalui konten-konten kreatifnya, Stephanie berhasil menarik perhatian klien, mendapatkan kesepakatan merek, dan membangun tim inti untuk bisnisnya. Pengalaman ini memotivasinya untuk mendirikan Haloka Group, sebuah konsultan branding yang berfokus pada membantu merek menemukan dan menyampaikan pesan otentik kepada audiens mereka.
Pandemi COVID-19 menjadi titik balik bagi Stephanie. Ia melihat peluang untuk mendemokratisasi ilmu pemasaran bagi mereka yang bukan berlatar belakang pemasaran, dengan mengadakan webinar dan berbagi pengetahuannya secara online. Semangat berbagi ini kemudian menjadi salah satu pilar utama Haloka Group.
Saat ini, Haloka Group memiliki lebih dari 40 anggota tim dan menangani berbagai proyek branding, mulai dari startup hingga perusahaan multinasional. Stephanie menekankan pentingnya emotional branding, yang ia pelajari dari pengalamannya di perusahaan Fast Moving Consumer Goods (FMCG) terkemuka.
Selain fokus pada tujuan merek, Haloka Group juga mengadopsi teknologi sebagai strategi untuk memperkuat operasional mereka. Stephanie memanfaatkan ekosistem Apple secara maksimal untuk mendukung kolaborasi dan efisiensi kerja timnya. Mulai dari MacBook hingga iPhone, semua anggota tim menggunakan perangkat Apple, sehingga sinkronisasi data dan kolaborasi berjalan lancar.
Fitur-fitur seperti AirDrop dan iCloud sangat membantu Stephanie dalam rutinitasnya yang padat. Kita kerap pakai Freeform App untuk bantu brainstorming lebih enak, dan kalau misalnya sudah jadi hasilnya bisa langsung dibuat ke format PDF, dan kirim via AirDrop atau di-upload ke iCloud, jelasnya.
Integrasi iCloud yang mulus di semua perangkat Apple memungkinkan penyimpanan dan akses mudah ke semua file dan data kapan saja. Semua file, data, dokumen itu bisa terdokumentasi dengan baik, tambahnya.
Stephanie juga menyoroti daya tahan baterai MacBook dengan chip M4, yang memungkinkannya bekerja sepanjang hari tanpa perlu khawatir kehabisan daya. MacBook-nya M4 ini bener-bener tahan lama banget baterainya. Kalau aku cuma pakai untuk meeting atau decking sederhana, itu bisa bener-bener seharian full tanpa nge-charge, ungkapnya.
Dengan memanfaatkan ekosistem Apple, Stephanie berhasil menjalankan bisnisnya dengan lebih efisien dan produktif, sambil tetap menjaga kualitas kerja tim yang tinggi, bahkan di tengah tantangan besar.
Demikianlah stephanie regina kisah inspiratif bangun haloka group dari iphone 11 telah saya jelaskan secara rinci dalam technology, news, indonesia, dunia Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda semua kembangkan hobi positif dan rawat kesehatan mental. Bagikan kepada sahabat agar mereka juga tahu. Terima kasih
✦ Tanya AI