• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Harga Minyak: Dilema Ketidakpastian, Pasar Terombang-ambing Menanti Arah.

img

Beritajitu.net Semoga kebahagiaan menghampirimu setiap saat. Pada Kesempatan Ini saatnya membahas Business, News, Indonesia, Dunia yang banyak dibicarakan. Panduan Seputar Business, News, Indonesia, Dunia Harga Minyak Dilema Ketidakpastian Pasar Terombangambing Menanti Arah Pastikan Anda membaca hingga bagian penutup.

Jakarta, 25 Agustus 2025 - Harga minyak mentah jenis WTI mengalami sedikit kenaikan di awal pekan ini, didorong oleh eskalasi ketegangan geopolitik di Eropa Timur. Namun, menurut Andy Nugraha, analis dari Dupoin Futures Indonesia, kenaikan ini belum mengindikasikan perubahan tren yang signifikan.

Nugraha menjelaskan bahwa secara teknikal, pasar masih dikuasai oleh tekanan jual, menandakan tren bearish masih dominan. Kenaikan harga berpotensi terhambat oleh level resistensi kuat di angka USD 64 per barel.

Serangan drone Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia, termasuk terminal ekspor dan kilang minyak, menjadi pemicu utama kekhawatiran pasokan. Meskipun demikian, dampak kenaikan harga relatif terbatas.

Konflik Rusia-Ukraina terus menjadi faktor penentu utama pergerakan harga minyak. Ketidakpastian pasokan meningkat akibat serangan-serangan terbaru. Di sisi lain, pernyataan mengenai kemungkinan negosiasi damai dari pihak Amerika Serikat sedikit meredakan ketegangan.

Nugraha menambahkan bahwa jika harga gagal bertahan di atas level support USD 62, potensi penurunan lebih lanjut akan terbuka. Situasi politik yang sulit diprediksi di kawasan tersebut membuat investor tetap berhati-hati.

Sinyal dari Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, mengenai potensi penurunan suku bunga pada bulan September, memberikan angin segar. Kebijakan moneter yang lebih longgar diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi global dan meningkatkan permintaan energi.

Dengan berbagai faktor yang memengaruhi pasar, Nugraha memperkirakan harga minyak akan bergerak dalam rentang yang terbatas. Investor disarankan untuk memantau perkembangan konflik di Eropa Timur dan keputusan kebijakan The Fed secara seksama, karena kedua faktor ini berpotensi memicu volatilitas harga minyak dalam waktu dekat.

Kesimpulan: Pasar minyak saat ini sangat sensitif terhadap perkembangan geopolitik dan kebijakan moneter. Investor perlu waspada dan siap menghadapi potensi fluktuasi harga.

Demikian harga minyak dilema ketidakpastian pasar terombangambing menanti arah telah saya jabarkan secara menyeluruh dalam business, news, indonesia, dunia Semoga artikel ini menjadi langkah awal untuk belajar lebih lanjut selalu bersyukur atas pencapaian dan jaga kesehatan paru-paru. Jika kamu peduli jangan lupa baca artikel lainnya di bawah ini.

© Copyright 2024 - Berita Jitu Update Berita Terbaru dan Terkini
Added Successfully

Type above and press Enter to search.