• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Jalu Kurus: Ragunan Membela, Satwa Tak Selalu Sakit!

img

Beritajitu.net Bismillah semoga hari ini istimewa. Pada Edisi Ini mari kita bahas tren News, Indonesia yang sedang diminati. Panduan Artikel Tentang News, Indonesia Jalu Kurus Ragunan Membela Satwa Tak Selalu Sakit Jangan diskip ikuti terus sampai akhir pembahasan.

Pada tanggal 24 Juli 2025, Taman Margasatwa Ragunan (TMR) menjadi sorotan setelah video seekor jaguar bernama Jalu viral di media sosial. Video tersebut memicu kekhawatiran publik karena Jalu terlihat kurus.

Menanggapi hal ini, Kepala Hubungan Masyarakat TMR, Wahyudi Bambang, menjelaskan bahwa penampilan fisik satwa tidak selalu mencerminkan kondisi kesehatannya secara keseluruhan. Ia menyayangkan pengambilan video yang tidak disertai pemahaman konteks yang memadai.

Wahyudi menegaskan bahwa TMR berkomitmen untuk memberikan perawatan terbaik bagi seluruh satwa, termasuk Jalu. Ia menambahkan bahwa Jalu, yang telah menjadi bagian dari keluarga besar TMR sejak tahun 2007, adalah jaguar senior yang tetap mendapatkan haknya untuk beraktivitas.

Ini adalah bukti nyata bahwa perawatan satwa di Ragunan dilakukan dengan serius, konsisten, dan mengutamakan kesejahteraan satwa, ujar Wahyudi. Ia juga menekankan bahwa kemampuan jaguar untuk hidup lama, hingga usia 20 tahun, menunjukkan kualitas perawatan yang baik di lembaga konservasi seperti TMR.

Pihak TMR berharap masyarakat dapat memperoleh edukasi yang lebih komprehensif mengenai satwa liar dan cara perawatannya. Wahyudi mengajak publik untuk lebih bijak dalam menilai kondisi satwa sebelum membuat kesimpulan.

Taman Margasatwa Ragunan juga memprediksi peningkatan jumlah pengunjung hingga pertengahan April 2025. Hal ini menunjukkan bahwa TMR tetap menjadi destinasi favorit bagi masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat berbagai jenis satwa.

Perawatan satwa yang optimal adalah prioritas utama TMR. Dengan pengawasan dan perawatan intensif, satwa-satwa senior seperti Jalu dapat menikmati kualitas hidup yang baik di lingkungan penangkaran.

Demikianlah jalu kurus ragunan membela satwa tak selalu sakit telah saya uraikan secara lengkap dalam news, indonesia Jangan ragu untuk mencari tahu lebih lanjut tentang topik ini kembangkan potensi diri dan jaga kesehatan mental. Ajak teman-temanmu untuk membaca postingan ini. Sampai bertemu lagi

© Copyright 2024 - Berita Jitu Update Berita Terbaru dan Terkini
Added Successfully

Type above and press Enter to search.