• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

OTT Asing Menggurita, Penyiaran Nasional Jangan Sampai Merana!

img

Beritajitu.net Mudah-mudahan harimu cerah dan indah. Pada Artikel Ini saya akan mengulas tren terbaru mengenai Technology, News, Indonesia, Dunia. Artikel Ini Menyajikan Technology, News, Indonesia, Dunia OTT Asing Menggurita Penyiaran Nasional Jangan Sampai Merana Simak penjelasan detailnya hingga selesai.

Pada tanggal 12 Juni 2025, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan industri penyiaran nasional di tengah dominasi platform over-the-top (OTT) asing. Beliau menyampaikan hal ini dalam audiensi dengan para pimpinan perusahaan telekomunikasi besar seperti Telkom, Telkomsel, Indosat, dan XL Smart di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta.

Meutya Hafid, yang juga mantan anggota DPR RI, menyoroti peran krusial industri penyiaran dalam menjangkau masyarakat di seluruh Indonesia, terutama di daerah-daerah yang belum memiliki akses internet yang memadai. Ia menyambut baik komitmen beberapa platform OTT yang mulai melibatkan konten lokal dalam layanan mereka, seperti Vidio yang berhasil masuk dalam daftar aplikasi Top Grossing untuk kategori Entertainment di Google Play Store.

Dalam pertemuan terpisah dengan Presiden sekaligus Managing Director MPA (Motion Picture Association) Asia Pasifik, Mila Venugopalan, beberapa waktu lalu, Meutya Hafid meminta agar platform OTT asing lebih aktif mendukung produksi lokal dan membiayai ekosistem penyiaran sebagai bagian dari kedaulatan digital Indonesia. Menurut keterangan Komdigi pada tanggal 17 Juni 2025, Menkomdigi menekankan perlunya kondisi yang setara antara industri penyiaran dan platform OTT.

Mila Venugopalan merespons positif permintaan tersebut dan menawarkan berbagi praktik terbaik dari berbagai negara. MPA juga menyatakan komitmen untuk berinvestasi dalam local talent dan cerita dari Indonesia. Mereka mengapresiasi langkah pemerintah dalam memblokir situs-situs yang terlibat pembajakan untuk melindungi konten digital. Tantangan berat yang dihadapi industri penyiaran adalah beban investasi dan biaya operasional yang tinggi.

Menkomdigi juga menyinggung pentingnya memberdayakan industri penyiaran dan melibatkan produksi lokal. Ia mencontohkan bagaimana di Australia, penyiar lokal justru mendorong deregulasi dan efisiensi alih-alih memberatkan OTT. Meutya Hafid juga menyapa siswa SD Inpres 9 Halmahera Barat melalui sambungan internet dari program BAKTI AKSI.

Intinya: Pemerintah berupaya menciptakan keseimbangan antara platform OTT asing dan industri penyiaran nasional demi menjaga kedaulatan digital dan mendukung produksi konten lokal.

Demikianlah ott asing menggurita penyiaran nasional jangan sampai merana sudah saya jabarkan secara detail dalam technology, news, indonesia, dunia Mudah-mudahan tulisan ini membuka cakrawala berpikir Anda pertahankan motivasi dan pola hidup sehat. Ayo sebar informasi yang bermanfaat ini. semoga artikel lainnya menarik untuk Anda. Terima kasih.

© Copyright 2024 - Berita Jitu Update Berita Terbaru dan Terkini
Added Successfully

Type above and press Enter to search.